Tuhan memberi bekal selembar kertas putih untuk tiap orang yang lahir ke dunia. Dan saat mereka beranjak dewasa, akan ada banyak pilihan warna untuk dipercikkan ke dalam kertas putih tersebut.
Setiap orang punya warna yang berbeda untuk dipadukan dalam mengisi kertas putih yang mereka miliki. Mulai dari warna yang paling terang, sampai warna yang paling gelap. Tiap-tiap goresan warna punya arti tersendiri bagi kehiduan mereka. Arti yang mungkin orang lain tidak akan pernah bisa memahaminya.
Seperti halnya, warna kertasku. Sedikit hitam, banyak merah yang menggores, dan sebagian besar kuning. Hitam untuk semua sepi, hampa, sakit, serta luka yang pernah kurasakan. Merah untuk seberkas semangat yang kadang bangkit lalu menghilang. Kuning untuk semua cinta dan kehangatan yang hadir dalam hidupku. Yang selalu memberi seulas cahaya untuk menjaga dan menguatkanku. Yang selalu mengangkat aku dari sisi hitamku. Yang membuat semangatku yang sempat pudar bangkit kembali.
Bagiku, warna-warna itu belum cukup untuk menghiasi kertas kehidupanku. Masih banyak warna yang ingin kutorehkan. Seperti pelangi yang memberikan semburat cerita indah setelah mendung.
Sudah cukup banyakkah warna dalam kertas kehidupanmu? Ataukah baru hitam yang menghiasinya? Temukan lagi warna yang mengukir jejak hidupmu. Agar kertasmu tak hanya ada untuk lalu terkubur dalam kotak kenangan yang tersia...
Kamis, November 20, 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar